Text
KAJIAN TEKNIS DESAIN PIT OPTIMASI PADA PIT X PT TANJUNG ALAM JAYA, KABUPATEN BANJAR, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PT Tanjung Alam Jaya merupakan perusahaan tambang batubara yang berlokasi di Desa Mangkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Berencana untuk melakukan penambangan ulang pada area Pit X yang memerlukan perencanaan dan perancangan tambang agar dapat mencapai sasaran dan tujuannya dalam kegiatan penambangannya. Perencanaan yang dilakukan berupa perencanaan long-term atau perencanaan jangka panjang, dengan membuat rancangan desain pit optimasi untuk kaitannya dalam estimasi perhitungan jumlah cadangan yang dapat ditambang dengan batas nilai stripping ratio yang digunakan perusahaan. Penelitian ini bertujuan membuat pemodelan geometri dari seam batubara secara 2D dan 3D baik dipermukaan maupun dibawah permukaan, merancang desain pit optimasi dan menghitung estimasi jumlah cadangan yang dapat ditambang pada hasil desain pit optimasi.
Penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian deskriptif, yang dilakukan dengan menggabungkan antara teori dengan data–data yang diperoleh di lapangan yang kemudian akan dibuat suatu hasil penelitian dari suatu permasalahan yang kemudian menginterpretasikannya. Output dari hasil penelitian ini berupa gambar layout pemodelan batubara, gambar desain layout penambangan dan estimasi jumlah batubara yang dapat ditambang pada hasil desain pit optimasi.
Hasil dari pemodelan batubara yang sudah dibuat yaitu jumlah seam batubara sebanyak 7 seam yakni dari seam A, B1, B2, B3, C1, C2, dan D dengan kemiringan batubara sebesar 22-25º serta ketebalan lapisan dari 0,15 – 5,1 meter, dari data kedalaman dan sebaran 37 sumur pengeboran. Pada Garis penampang A – A’ berarah Barat Laut - Tenggara dibentuk garis, yang menghasilkan model 2D persebaran batubara, dimana hasil dari penarikan penampang tersebut menghasilkan pemodelan pola persebaran batubara. Luas area penggalian dari desain pit yang dibuat sebesar 38,1 hektar dan batas penggalian sampai kedalaman -56 mdpl dengan bentuk pit mengarah dari timur laut ke barat daya sepanjang 1.065 meter dan lebar pit 310 – 460 meter dengan tinggi lereng 10 meter, lebar berm 5 meter, single slope 65o , lebar jalan angkut 21 meter dan kemiringan (grade) jalan angkut 10%. Dari desain pit tersebutt, estimasi jumlah cadangan batubara seluruh seam yang dapat ditambang sebesar 1.400.263,48 ton dan overburden/interburden yang harus dipindahkan sebesar 21.565.312,42 bcm dengan nilai stripping ratio untuk desain pit yang sudah dibuat sebesar 15,40.
Saran yang dapat diberikan dari kegiatan penelitian ini yaitu; interpolasi pada bagian selatan Pit X kurang optimal dikarenakan kurangnya data bor pada daerah tersebut, pada daerah selatan sampai barat daya bisa dilakukan pengeboran eksplorasi lagi dikarenakan dari pemodelan resgrahics nilai SR pada daerah tersebut relatif masih kecil. Dari desain pit yang sudah dibuat sebaiknya dilakukan analisis geoteknik kestabilan lereng untuk mengetahui faktor keamanan dari desain pit yang sudah dibuat. Untuk kajian teknis atau penelitian berikutnya dari desain tersebut dapat dilakukan optimalisasi lebih lanjut jika diinginkan nilai stripping ratio yang lebih kecil lagi.
Tidak tersedia versi lain