PERPUSTAKAAN POLITEKNIK ENERGI DAN PERTAMBANGAN BANDUNG

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of UNJUK KERJA PROSES ELECTRIC FURNACE PADA PELEBURAN BIJIH NIKEL DI SMELTER F PT INDONESIA WEDABAY INDUSTRIAL PARK (IWIP)
Penanda Bagikan

Text

UNJUK KERJA PROSES ELECTRIC FURNACE PADA PELEBURAN BIJIH NIKEL DI SMELTER F PT INDONESIA WEDABAY INDUSTRIAL PARK (IWIP)

HARISWAN, Faldi Fatwa - Nama Orang;

Logam nikel merupakan salah satu logam sangat penting yang banyak digunakan untuk aplikasi infrastruktur, konstruksi, transportasi dan mesin industri. Salah satu perusahaan yang mengolah nikel adalah PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) PT IWIP mengolah bijih nikel laterit dengan teknologi RKEF (Rotary Kiln Electric Furnace). Pengolahan nikel dilakukan dengan cara pirometalurgi yang dapat menghasilkan produk feronikel. Dalam proses peleburan, penggunaan electric furnace menjadi salah satu faktor yang menentukan hasil peleburan nikel. Keefektifan electric furnace diukur dari penggunaan daya berdasarkan beberapa faktor. Tujuan diadakan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh posisi electroda pada suhu slag dan pengaruh umpan dan daya aktif terhadap konsumsi daya furnace.
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Pengaruh posisi elektroda terhadap suhu memiliki sebuah pengaruh terhadap kenaikan suhu. Hasil ini ditunjukan dari hasil analisa dimana semakin tinggi posisi elektroda maka suhu menjadi lebih tinggi. Dan untuk pada electric furnace smelter F terlihat bahwa konsumsi daya paling besar ada pada umpan paling kecil yaitu 32,4 T yang menghasilkan konsumsi daya sebesar 1506 T/Kwh dan yang paling kecil menghasilkan konsumsi daya adalah dengan umpan yang besar yaitu 132 T dengan konsumsi daya sebesar 369,7 T/Kwh. Jadi sebaiknya untuk penghematan konsumsi daya lebih baik umpan pada electric furnace lebih di sama ratakan diatas 100 T.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi REF 669 HAR u
TA0121
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
REF 669 HAR u
Penerbit
Bandung : PEP Bandung; 2023., 2023
Deskripsi Fisik
ix, 50 hlm.; 29.5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
REF 669
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Tugas Akhir
Teknologi Metalurgi
Info Detail Spesifik
D3 - Teknologi Metalurgi 2020
Pernyataan Tanggungjawab
Faldi Fatwa Hariswan
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN POLITEKNIK ENERGI DAN PERTAMBANGAN BANDUNG
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?