PERPUSTAKAAN POLITEKNIK ENERGI DAN PERTAMBANGAN BANDUNG

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of HUBUNGAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP KETEBALAN DAN PENGAYAAN NIKEL LATERIT DI DAERAH X, KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH
Penanda Bagikan

Text

HUBUNGAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP KETEBALAN DAN PENGAYAAN NIKEL LATERIT DI DAERAH X, KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH

WIRANTO, Mohamad Abil - Nama Orang;

Batuan ultramafik melampar luas di lengan bagian Timur dan Tenggara Pulau Sulawesi. Penelitian ini berfokus pada lengan Tenggara Sulawesi yang secara struktur regional memiliki arah Baratlaut – Tenggara. Dalam penelitian pengambilan sumber data berasal dari kegiatan pengeboran dan beberapa data sekunder yang diambil dari sumber-sumber terkait. Data yang diperoleh dari hasil pengeboran diolah untuk mengetahui kemiringan lereng dengan ketebalan maupun pengayaan nikel laterit pada area penelitian. Metode yang digunakan untuk mendapatkan hasil dari sebuah penelitian berupa analisis kemiringan lereng, analisis ketebalan dan kadar nikel, serta uji statistik menggunakan korelasi sederhana dengan menghubungkan dua variabel. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat hubungan kemiringan lereng dengan pengayaan dan ketebalan nikel serta hubungan antara ketebalan dengan pengayaan nikel laterit. Berdasarkan hasil penelitian, pembentukan nikel laterit pada area penelitian berkembang pada kemiringan lereng 10o hingga 25o, tingkat pengayaan nikel laterit pada zona limonit berkembang pada kemiringan >25o dengan nilai Ni maksimal sebesar 1,69%, pada zona saprolit tingkat pengayaan berkembang pada kemiringan 10o hingga 20o dengan nilai Ni maksimal sebesar 2,29% dalam mengetahui hubungan kemiringan lereng dengan ketebalan, ketebalan zona limonit berkembang pada kemiringan 10o hingga 20o dengan ketebalan rata-rata zona limonit dibawah 3 meter. Sedangkan ketebalan zona saprolit berkembang pada kemiringan 10o hingga 20o dengan ketebalan rata-rata zona limonit dibawah 8 meter.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi REF 551 WIR h
TA0147
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
REF 551 WIR h
Penerbit
Bandung : PEP Bandung; 2024., 2024
Deskripsi Fisik
xii, 139 hlmn.; 29.5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
REF 551
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Tugas Akhir
Teknologi Geologi
Info Detail Spesifik
D3 - Teknologi Geologi 2021
Pernyataan Tanggungjawab
Mohamad Abil Wiranto
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN POLITEKNIK ENERGI DAN PERTAMBANGAN BANDUNG
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?